PELATIHAN KEHUMASAN DI PN MAKASSAR

Monday, 09 September 2013 08:39 Editor
Print

MAKASSAR – HUMAS (4/9), Mahkamah Agung bekerjasama dengan Proyek Changes for Justice (C4J) USAID kembali menyelenggarakan Pelatihan Kehumasan dan Komunikasi Publik untuk lingkungan pengadilan, Rabu 4 September 2013. Pelatihan yang diselenggarakan di PN Makassar ini merupakan tindak lanjut dari rencana Biro Hukum dan Humas Mahkamah Agung untuk memperkuat kemampuan pengadilan dalam pelayanan informasi kepada masyarakat dan media.

“Pengadilan Negeri Makassar merasa bersyukur menjadi salah satu pengadilan yang dipercaya untuk menerima pelatihan kehumasan ini. Pengetahuan dan keterampilan kehumasan sangat kami butuhkan karena institusi pengadilan bukan hanya bertugas untuk mengadili perkara tapi juga melakukan pendidikan hukum pada masyarakat” ungkap Ketua PN Makassar, Andi Isna Renishwari, SH., MH pada kata sambutannya.

Pada awalnya pelatihan ini hanya diperuntukan bagi PN Makassar, “Akan tetapi pengadilan-pengadilan tetangga seperti Maros dan Sungguminasa sangat tertarik untuk berpartispasi. Pelatihan yang direncanakan hanya untuk 10 orang praktiknya diikuti oleh lebih dari 20 orang yang terdiri dari Ketua, Hakim Humas, dan Panitera/sekretaris”, jelas Ramli Djalil SH., MH, Panitera/Sekretaris PN Makassar yang didaulat menjadi koordinator acara.

Diskusi-diskusi hangat mewarnai pelatihan saat memasuki sesi jurus-jurus ampuh menghadapi media. Fasilitator C4J, Bahrul Wijaksana dan Rully Prayoga beberaa kali meminta hakim untuk mempraktikan teknik-teknik berbicara di depan public (public speaking) yang baru dipelajarinya. Gurauan dan celetukan segar sesekali mewarnai aktivitas ini.

Menurut Bahrul Wijaksana dalam pelatihan ini akan dipelajari dan dipraktikan beberapa teknik berhadapan dengan media seperti menyusun dan menyampaikan pesan kunci, simulasi konferensi pers, dan tips-tips lain saat wawancara. “Metodenya aktif partisipatif, peserta akan banyak bergerak dan berdasarkan permasalahan sehari-sehari” ujarnya.

Di akhir pelatihan para hakim ini akan bertemu dengan wartawan dari berbagai media di Makassar dan mendiskusikan buku “Panduan Jurnalis untuk Hukum dan Peradilan” yang telah disusun oleh C4J dan Mahkamah Agung.